"Rentenir" Minta Maaf, ATM PKH Dikembalikan, Dan Hutang Dianggap Lunas.

Foto : saat mediasi di Balai Desa Tanggulangin


Pasuruan, Kabarlensa.com -
Polemik Gadai Menggadai ATM PKH, di Tanggulangin Kecamatan Kejayan Akhirnya berbuah pemintaan maaf dari sang pemberi pinjaman, Kamis jam 10 kemarin.

Kabar yang sempat Menjadi perbincangan di warung warung kopi itu, sempat membuat pemerintah Desa Tanggulangin meradang. Bahkan sang kades merasa kecolongan dengan ulah warganya.

Mendengar hal itu, sang kades langsung berkoordinasi dengan Kecamatan dan Dinsos. Walhasil, disepakati untuk mendatangkan orang orang yang terlibat dalam transaksi gadai Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) itu.

Langkah taktis sang kades, akhirnya berujung manis. Disana oknum yang mencari sampingan dari simpan pinjam itu mengaku tidak tahu kalau langkahnya menabrak aturan.

Namun semua ada hikmahnya. Pasalnya ATM PKH itu akhirnya dikembalikan kepada tuannya. Bukan itu saja, dari mulut sang pemberi pinjaman ini pun berjanji akan melunaskan tanggungan nasabah yang ATM-nya dibawa.

Saat dikonfirmasi, Kades Tanggulangin mengatakan kalau masalah itu sudah ada pernyataan dan sudah clear. Bahkan sang pemberi pinjaman tak akan mengulangi kesalahan yang sama "dia janji didepan kita dan disitu ada Pak Camat, Dinsos, TNI dan Polri mas" kata Radi.

Dari cerita ini, akhirnya rasa penasaran wartawan Kabar Lensa dengan sang "Rentenir" terjawab sudah.

Namun disisi lain wartawan kecewa karena harus gagal untuk jadi nasabahnya. Pasalnya dia tak lagi melayani pinjaman sebelum legalitasnya jelas. _Tidak Bersambung

(Yud)



Posting Komentar

0 Komentar