Aneh...! Di Kepuh Kejayan, BPD Jadi Badan Permusyahwatan Desa

neon box kantor desa Kepuh Kejayan
Pasuruan, Kabarlensa.com | Lika - liku perjalanan kasus yang terjadi di Desa Kepuh, Kecamatan Kejayan Kabupaten Pasuruan, menyisakan banyak cerita. Mulai dari cerita sang kades yang masuk rumah warga, hingga tuntutan mundur untuk Kepala Desa.

Semalam, sekitar pukul 23.30 Wib, warga dan tokoh Masyarakat memasang poster di Balai Desanya akibat dari ulah sang Kepala Desa yang dianggap melanggar etika oleh warganya.

Poster poster itu terpampang di pagar kantor  desa dengan beranekaragam bahasa dengan  tujuan yang sama yaitu lengsernya Kepala Desa.

Akhirnya, tadi sekitar jam 10.00 Wib, sejumlah tokoh bertemu dengan BPD dan pihak Kecamatan Kejayan. Isinya sama, ialah membahas tentang permasalahan Kepala Desa dengan warganya. Minggu 21/02/2021.

Namun di lokasi, sorotan lensa para wartawan sempat terpanah pada sebuah neon box depan kantor desa.

Bukan karena desainnya yang menarik, tapi karena kepanjangan dari kata BPD yang biasanya berbunyi "Badan Permusyawaratan Desa", malah ganti "Badan Permusyahwatan Desa".

Hal ini akhirnya menjadi perbincangan lucu dikalangan wartawan dan sedikit ditarik tarik pada permasalahan yang ada. Bahkan foto neon box bertuliskan BPD itu ramai di status Whatsapp.

Namun, perlu kita ketahui bersama, bahwa bahasa permusyahwatan merupakan bahasa tabu, dan kurang baik bila dibaca anak anak. apalagi, Balai Desa Kepuh terletak pinggir jalan dan bacaan itu gampang sekali terlihat oleh mata telanjang.

Apakah tulisan itu akan melekat selamanya..?, Ataukah akan segera diganti dengan kepanjangan yang benar..?. _Bersambung


(Yud/Rif)

Posting Komentar

0 Komentar