Ditawari Nambah Apa Nggak, Kunci Inggris Malah Melayang ke Pengelola Coffee di Purwosari

PASURUAN - Pemandangan tak lazim nampak depan Caffe Virus Blok B7, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Senin (11/10).

Didepan coffee nampak bercak bercak merah seperti darah yang sudah mengering dan tercecer dilantai halaman. Usut punya usut, ternyata bercak yang bercecer depan coffee itu merupakan bekas dari peristiwa yang terjadi dini hari tadi.

Info yang diperoleh Kabar Lensa, dalam ruko yang disulap menjadi caffe plus tempat nyanyi itu terjadi peristiwa pengeroyokan. Sedangkan korbannya ialah Rendra Catur Wibawa (24), Warga Kedemungan Kecamatan Kejayan Pasuruan.

Peristiwa itu sendiri terjadi di dapur coffee pada pukul 00.30 Wib dini hari. Dan tadi siang Dawiki yang merupakan ayah korban mendatangi kantor Polisi untuk melapor.

Kabar yang dihimpun wartawan, sebelum peristiwa itu terjadi, pria yang diduga pelaku itu datang dan nyanyi nyanyi didalam coffee. Karena dianggap waktunya habis, akhirnya sang pengelola menawarkan mau nambah lagi atau tidak.

Namun sayang, tawaran sang pengelola rupanya membuat pria itu tersinggung dan meninggalkan lokasi. Tak lama kemudian, pria itu dan teman temannya nongol lagi sambil mencari korban.

Tanpa basa basi, pria itu langsung melayangkan pukulan dengan kunci inggris berukuran besar hingga membuat korban terjatuh dan menjadi bulan bulan teman lainnya.

Sehingga, dari kejadian itu, korban mengalami luka luka disekujur tubuhnya. Sedangkan para pengunjung waktu itu langsung semburat melarikan diri.

Saat dikonfirmasi, Bambang selaku lurah Purwosari mengaku belum dapat info terkait detail kejadian itu. Bahkan Bambang mengaku tak pernah memberikan izin dengan kegiatan coffee itu.

"Dari awal saya menghendaki untuk ditutup makanya gak saya beri ijin" singkat sang lurah Purwosari itu.


(Yud)

KABAR LENSA GRUP

Baca Juga

Terima kasih anda sudah membaca artikel Ditawari Nambah Apa Nggak, Kunci Inggris Malah Melayang ke Pengelola Coffee di Purwosari

Posting Komentar

0 Komentar